Penyebutan QNET sebagai direct selling sering diartikan bahwa QNET menjual produk dari satu customer ke customer yang lain.Pemahaman yang benar tentang Inti dari bisnis QNET adalah memperkenalkan produk QNET, bukan menjual. Di QNET Anda tidak akan kesana kemari membawa dagangan,cukup perkenalkan produk QNET kepada minimal 2 orang demikian seterusnya,sehingga akan tercipta jaringan yang makin meluas.

 

Sistem bisnis ini memungkinkan QNET memperluas dan mengembangkan jaringan nya tanpa terbatas wilayah dan negara.Sebagai Pure Networking ,QNET mendasarkan  100% nya diatas platform e-comerce artinya bisa bertransaksi dari manapun,kapanpun secara online diseluruh bumi.

 

Dengan mengaplikasikan sistem ini,QNET membangun pondasi pengertian yang benar tentang jenjang kesuksesan para anggotanya, dan memberi dukungan kepada para anggotanya dari para mentor yang tergabung dalam the A-Team. Di QNET Kesuksesan para anggota berjalan wajar, yangmana dari awal hanya memperkenalkan kepada dua orang dan selanjutnya,maka tiap anggota akan bersama sama berkembang dan mencapai sukses bersama.

 

Terbukti,QNET mengembangkan jaringan melalui sponsorship beberapa event kelas dunia seperti di rilis dalam E-Buzz The Voice of QNET (https://www.qbuzz.qnet.net/)

 

*Pada Article  tanggal 9 mei 2018 : “QNET is proud to be the official direct selling partner of Manchester City Women’s Team :

“Gavin Makel, Manchester City’s Head of Women’s Football expresses the team’s delight to be be working with QNET.  “The women’s team at Manchester City is delighted to partner with QNET who are leaders in their industry. Women’s football is on the rise and connecting with our growing fan base in Asia, where QNET has a strong presence, is important to everyone at the Club. Working together with QNET, we hope we can bring the magic of women’s football to even more people and provide our supporters across the globe with the opportunity to get even closer to Manchester City’s women’s team.” says Gavin.

 

 

*Artikel 13 April 2018 QNET Hongkong staffs fast in solidarity with refugees.

“QNET’s Hong Kong office staff decided the right thing to do was forego comforts and join the 30 Hour Famine Camp organised by World Vision on April 8, in Aberdeen, Hong Kong.By joining Famine 30, which is intended to end hunger for refugees, QNET Hong Kong supported World Vision to raise funds and provide food, health, nutrition, and livelihood assistance to children and families affected by conflict in Syria, South Sudan, and Myanmar.

 

Dari Artikel Artikel tersebut menunjukkan bahwa kiat sukses bersama dalam QNET adalah melalui pengembangan jaringan/networking yang tidak terbatas wilayah dan negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here